Pengertian Samba Server
Samba server adalah aplikasi server yang dapat dimanfaatkan sebagai layanan penyimpanan dan berbagi data antara komputer berbasis linux, OS/2, DOS, dan Windows. Selain ketersediaan fitur keamanan dan stabilitas , samba server juga relatif cepat dalam hal penanganan penyimpanan maupun transfer data serta layanan cetakan pada perangkat printer pada setiap klien yang menjalankan protokol SMB/CIFS. Samba server dapat diintegrasikan dalam lingkungan Active Directory baik sebagai domain controller atau sebagai domain member.
Samba Server dibuat oleh Andrew Tridgell, mahasiswa PhD Ilmu Komputer di Australian National University pada desember 1991. Tahun 1992 awal berdiri team Samba Yang waktu itu beranggotakan Jeremy Allison, Jochen Hupert, dan beberapa Hacker diseluruh dunia
Tugas Utama
Tugas utama samba dalam jaringan dibagi menjadi empat bagian penting, yaitu sebagai berikut:
- File sharing and print services
- Authentication and Authorization
- Service announcement (Browsing)
- Name Resolution
Cara Kerja
Pada Dasarnya, sistem samba terdiri atas dua proses utama yang berjalan dalam sistem background, yaitu:
- SMBD
- NMBD
SMBD (Server Message Block Daemon)
bertugas menangani proses autentikasi dan otorisasi ketika server bekerja dalam mode sharing dan mode user autentikasi. dalam hal ini daemon SMBD sangat berperan memproteksi file dan layanan pencetakan menggunakan autentikasi berdasarkan user dan password
dalam struktur mode autentikasi paling sederhana, anda dapat menerapkan sebuah password yang dapat digunakan oleh semua pengguna untuk melakukan sharing. namun sebaiknya anda menggunakan mode pengguna karena seorang pengguna diberikan satu akun secara khusus. SMBD bekerja dengan menduplikasi proses pada port 139 untuk mendengarkan permintaan klien dan yang satunya untuk menangani proses koneksi dengan klien
NMBD (NetBios Name Server Block Daemon)
berperan menangani permintaan ServerName NetBIOS dengan mengonversi nama komputer menjadi IP Address atau sebaliknya. selain itu, juga berfungsi memonitor proses sharing yang bekerja dalam jaringan pada port 137. Berikut adalah support system yang tersedia pada sistem samba
| No | Features | Compatible |
| 1 | Domain Master Browser | Yes |
| 2 | Backup Domain Controller | No |
| 3 | File Server | Yes |
| 4 | Local Master Browser | Yes |
| 5 | Local Backup Browser | No |
| 6 | Printer Server | Yes |
| 7 | Primary Domain Controller | Yes |
| 8 | Primary Wins Server | Yes |
| 9 | Secondary Wins Server | No |
Manfaat Samba Server
dalam local networking adalah sebagai berikut:
- Mampu menjembatani sistem sharing antara OS berbasis windows dengan linux
- bersifat free dan open source
- dapat meningkatkan perfoma linux ketika menjadi PDC atau primary Domain Controller layaknya sistem DC dalam WIndows
- Dapat memanajemen dan menghandel dengan baik setiap sharing data dan perangkat keras seperti printer, DVD Drive, hard disk, dan lainnya.