Operasi aritmetika merupakan awal dari seluruh kegiatan yang ada pada teknik mikroprosesor. Dasar operasi aritmetika adalah penjumlahan dan pengurangan. Operasi selanjutnya yang dikembangkan dari kedua operasi dasar tersebut adalah perkalian dan pembagian.
Penjumlahan bilangan biner dapat dilakukan dengan cara yang sama seperti halnya penjumlahan bilangan desimal. Penjumlahan bilangan desimal dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
- Digit-digit dan bilangan-bilangan desimal dijumlahkan satu per satu mulai posisi kolom paling kanan.
- Bila hasil penjumlahan antar kolom melebihi nilai 9, maka dikurangi dengan nilai 10 untuk disimpan ke penjumlahan kolom berikutnya.
Cara penjumlahan bilangan biner pada mata pelajaran sistem komputer pada dasarnya sama dengan penjumlahan bilangan desimal pada umumnya. Bedanya jika bilangan desimal hanya menjumlahkan nilai carry in (nilai asli dari penjumlahan), berbeda dengan biner hasilnya memiliki dua jenis yaitu ada carry in dan carry out. berikut ini folderku akan menjelaskan bagaimana sih cara melakukan penjumlahan biner ?
Operasi Aritmetika Bilangan Biner
Penjumlahan Bilangan Biner
memiliki kaedah dan tata cara penjumlahan tersendiri, berikut ini aturannya :

Pada penjumlahan biasanya kita hanya melibatkan Carry in. Carry in adalah nilai Carry out yang akan dijumlahkan pada penjumlahan bilangan berikutnya. Aturan biner sebenarnya sama saja seperti desimal, hanya saja pada biner hanya memiliki bilangan 1 & 0. perhatikan aturan pada gambar dibawah ini .

Jadi kalau kita menjumlahkan dalam bilangan biner seperti 1 + 1 = 10 (angka biner untuk nilai 2).,maka yang dituliskan adalah 0 nya sedangkan 1 adalah carry out. Begitu juga jika kita menjumlahkan angka 1 + 1+ 1 = 11 (angka biner untuk nilai 3), maka yang kita tuliskan adalah 1 LSB nya sedangkan 1 MSB nya akan menjadi carry out.

Apabila dalam penjumlahan biner terdapat bawaan (carry), maka akan dijumlah dengan tingkatan di atasnya, lihat contoh berikut:


Baca Juga:
[display-posts tag=”aritmetika” orderby=”rand” exclude_current=”true” posts_per_page=”2″]
Pengurangan Bilangan Biner
Pengurangan biner pada prinsipnya hampir sama dengan penjumlahan biner, jika pengurang lebih besar dari bilangan yang dikurangi maka perlu adanya pinjaman (borrow) pada bilangan disebelahnya. Aturan dalam pengurangan bilangan biner dapat dilihat pada rumus berikut:

Sama halnya dengan penjumlahan yang melibatkan carry in, maka pada pengurangan biner kita juga akan melibatkan borrow in seperti terlihat pada rumus dan pola pengurangan berikut ini:


Perkalian Bilangan Biner
Dilakukan sama dengan cara perkalian pada bilangan desimal. Dasar perkalian bilangan biner adalah:

Pembagian Bilangan Biner
Pembagian bilangan biner juga dilakukan dengan cara yang sama pada bilangan desimal. Pembagian biner 0 tidak mempunyai arti sehingga dasar pembagian biner adalah

Operasi Aritmetika Bilangan Oktal
Penjumlahan Aritmetika Bilangan Oktal
Penjumlahan bilangan oktal dapat dilakukan secara sama dengan penjumlahan bilangan desimal.
Langkah-langkah penjumlahan adalah sebagai berikut.
- Tambahkan masing-masing kolom secara desimal.
- Ubah dan hasil desimal ke oktal.
- Tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil oktal.
- Jika hasil penjumlahan tiap-tiap kolom terdiri daridua digit, maka digit paling kiri merupakan simpan untuk penjumlahan kolom selanjutnya.
Contoh

Pengurangan Aritmetika Bilangan Oktal
Pengurangan bilangan oktal dapat dilakukan secara sama dengan pengurangan bilangan desimal.

Perkalian Aritmetika Bilangan Oktal
Perkalian bilangan oktal dilakukan dengan cara yang sama pada perkalian bilangan desimal.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
- Kalikan masing-masing kolom secara desimal.
- Ubah dari hasil desimal ke oktal.
- Tuliskan hasil daridigit paling kanan dan hasil oktal.
- Jika hasil perkalian tiap kolom terdiri dari 2 digit, maka digit paling simpanan untuk dijumlahkan pada hasil perkalian kolom selanjutnya.

Pembagian Aritmetika bilangan Oktal

Operasi Aritmatika Bilangan Heksadesimal
Penjumlahan Operasi Aritmetika Bilangan Heksadesimal
Penjumlahan bilangan heksadesimal dapat dilakukan secara sama dengan penjumlahan bilangan oktal.Langkah-Iangkah penjumlahan bilangan heksadesimal adalah sebagai berikut.
- Tambahkan masing-masing kolom secara desimal.
- Ubah dari hasil desimal ke heksadesimal.
- Tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil heksadesimal.
- Jika hasil penjumlahan tiap-tiap kolom terdiri daridua digit, maka digit paling kiri merupakansimpanan untuk penjumlahan kolom selanjutnya.

Pengurangan Operasi Aritmetika Bilangan Heksadesimal
Pengurangan bilangan heksadesimal dapat dilakukan secara sama dengan pengurangan bilangan desimal.

Perkalian Operasi Aritmetika Bilangan Heksadesimal
Perkalian bilangan heksadesimal dapat dilakukan secara sama dengan perkalian bilangan desimal, dengan langkah-Langkah sebagai berikut.
- Kalikan masing-masing kolom secara desimal.
- Ubah dari hasil desimal ke oktal.
- Tuliskan hasil dari digit paling kanan dari hasil oktal.
- Jika hasil perkalian tiap kolom terdiri dari 2 digit, maka digit paling kiri merupakan simpanan untuk dijumlahkan pada hasil perkalian kolom selanjutnya.

Pembagian Operasi Aritmetika Bilangan Heksadesimal
Pembagian bilangan heksadesimal dapat dilakukan secara sama dengan pembagian bilangan desimal.

Increment dan Decrement
Increment
Increment (bertambah) dan decrement (berkurang) adalah dua pengertian yang sering sekali digunakan dalam teknik mikroprosesor. Sedangkan dalam matematika pengertian increment artinya bertambah satu dan decrement artinya berkurang satu.

Decrement
Decrement artinya bilangan yang nilai variabelnya dikurang 1.

Increment dan decrement biasanya digunakan dalam pembuatan program Penghitung Naik (Up-Counter) dan Penghitung Turun (Down-Counter).
