PENGERTIAN
Network Address Translation (NAT) – adalah suatu sistem atau software yang memiliki fungsi menghubungkan beberapa komputer atau perangkat yang ada pada jaringan lokal dengan atau tanpa kabel (nirkabel) dengan memakai satu alamat IP public saja.

NAT memungkinkan satu komputer mengakses internet di mana di sana yang terlihat adalah IP public dan bukan IP lokal yang tercantum dalam komputer , juga dapat di definisikan sebagai software yang menerjemahkan IP private menjadi IP public. Implementasi NAT ini sering tidak di sadari orang.
Konsep dasar NAT (Network Address Translation) adalahsuatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini di sebabkan karena ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan (security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan.
Selanjutnya NAT juga salah satu protokol dalam suatu sistem jaringan, NAT memungkinkan suatu jaringan dengan IP atau internet protocol yang bersifat private atau private IP yang sifatnya belum teregistrasi di jaringan internet untuk mengakses jalur internet, hal ini berarti suatu alamat IP dapat mengakses internet dengan menggunakan IP private atau bukan menggunakan IP public.
NAT biasanya di benamkan dalam sebuah router, NAT juga sering di gunakan untuk menggabungkan atau menghubungkan dua jaringan yang berbeda, dan mentranslate atau menerjemahkan IP private atau bukan IP public dalam jaringan internal ke dalam jaringan yang legal network sehingga memiliki hak untuk melakukan akses data dalam sebuah jaringan.
Jenis-Jenis NAT
Berikut adalah penjelasan dari ke-5 jenis Network Address Translation (NAT) :
PAT
Port Address Translation atau di kenal juga dengan sebutan POT adalah NAT yang bisa di katakan dinamis. POT ini menghubungkan beberapa alamat IP lokal ke alamat IP tunggal.
POT umumnya di gunakan untuk perusahaan atau lembaga yang menginginkan semua aktivitas daring karyawan melalui alamat IP tunggal.
NAT STATIC
NAT statis merupakan NAT yang menerjemahkan semua alamat IP private menjadi alamat IP public meskipun alamat IP tersebut belum di registrasikan.
Jenis NAT statis umumnya di gunakan untuk melakukan akses remote ke komputer lokal melalui jaringan publik, tentu ada konsekuensi dari hal tersebut. Semua PC akan otomatis dapat di akses melalui jaringan eksternal tanpa memerlukan pengaturan tambahan.
Jenis NAT ini memang yang paling mudah di gunakan. Namun, ada kekurangannya. Semua PC yang terhubung di petakan untuk satu alamat IP di mana hal tersebut akan membuat pemborosan pada IP. NAT statis cocok untuk jaringan yang kecil.
Semakin banyak perangkat jaringan yang terkoneksi, maka semakin cepat alamat IP habis. Itulah kenapa NAT statis tidak di rekomendasikan untuk jaringan besar, jenis NAT ini juga di anggap memiliki kekurangan pada aspek keamanan di mana jaringan.
NAT DYNAMIC
Berbeda dengan NAT Statis, NAT Dinamis bekerja dengan mendaftarkan beberapa komputer ke dalam satu kelompok dengan alamat IP terdaftar yang sama.
jenis NAT di mana IP private akan di proses secara dinamis oleh sistem menjadi IP public. Kelebihan utama dari NAT dinamis ini adalah para penyusup akan kesulitan masuk ke jaringan komputer dalam jaringan ini. Ketika ada penyusup yang ingin menembus komputer Anda yang menggunakan NAT dinamis, maka penyusup tersebut pasti mengalami kesulitan, sebab alamat IP yang di asosiasikan ke suatu komputer selalu berubah secara dinamis.
NAT dinamis bisa di katakan lebih aman daripada NAT statis. NAT dinamis cocok untuk kamu yang ingin merancang jaringan dengan sistem dan kekuatan keamanan yang baik. Syarat dari NAT dinamis ini adalah harus memiliki lebih dari satu IP public.
Jika hal tersebut tidak di penuhi, maka sistem ini menjadi statis di mana klien akan mendapatkan IP yang tidak berbeda-beda. NAT dinamis memiliki sifat siapa yang datang pertama, maka dia yang akan di layani. Komputer mana yang terlebih dahulu terhubung ke internet akan mendapatkan IP tersebut. Jika persediaan IP habis, maka komputer lain tidak akan mendapatkan public IP. Akibatnya, komputer tersebut gagal terhubung ke internet.
Overloading NAT
Sifat overloading NAT sama dengan NAT dinamis di Mana NAT ini mengubah IP private menjadi IP public sesuai dengan IP yang di daftarkan pada NAT Pool. Overloading NAT sering juga di sebut PAT atau Port Address Translation.
Meskipun sifatnya sama dengan NAT dinamis, overloading NAT tetap berbeda. Pada NAT dinamis, 1 alamat IP public hanya bisa di gunakan oleh satu IP privat. Sementara pada overloading NAT, IP public dapat di gunakan oleh beberapa IP privat.
Hal tersebut bisa bekerja karena masing-masing klien dengan IP private di pisahkan atau memberi port yang berbeda di belakang alamat IP, overloading NAT membuat kamu dapat menerjemahkan lebih banyak IP private meskipun kamu memiliki IP public yang terbatas.
Hal tersebut tentu menguntungkan dari sisi pemakaian IP public yang irit dan dari sisi keamanan (lebih aman). IP public yang di akses memiliki port yang tidak dapat di deteksi dari luar jaringan.
Overlapping NAT
NAT overlaping adalah jenis NAT yang melakukan penerjemahan dua arah jika terdapat IP yang sama pada IP lokal dengan IP public. Sistem overlapping akan mengubah IP public dengan angka atau nomor yang tidak di gunakan pada IP lokal.
NAT ini memang lebih mudah di pahami dengan contoh. Misalkan, PC A yang ada pada jaringan lokal melakukan komunikasi dengan server A yang ada pada internet global.
Jika terjadi konflik pada server A dengan IP lain yang terdapat di internet, maka overlapping NAT akan memalsukan alamat IP server A agar tidak terjadi konflik dan tetap dapat di akses oleh PC A. Semua jenis NAT di atas dapat di pelajari dengan baik dan di identifikasi kelemahan dan kelebihannya.
Pada akhirnya, pengguna NAT sendiri yang akan menentukan jenis NAT mana yang di anggap cocok untuk di gunakan. Setiap jenis NAT memiliki kecocokan sendiri dengan jenis jaringan yang akan kamu rancang.
FUNGSI NAT
Network Address Translation (NAT) digunakan untuk mengubah alamat IP pribadi menjadi alamat IP publik dan juga sebaliknya, dari alamat IP publik menjadi alamat IP pribadi.
Adapun fungsi dan kegunaan dari NAT, diantaranya :
Skalabilitas
IP Versi 4 adalah alamat 32-bit dan memiliki hampir 4,3 miliar alamat IP, tetapi populasi dunia jauh lebih tinggi sekitar 7,8 miliar jiwa pada laporan terbaru Juni 2020.
Sebagian besar dari penduduk di dunia menggunakan beberapa gadget dan perangkat seperti smartphone, laptop, tablet, dan banyak lagi perangkat untuk mengakses internet untuk berbagai kebutuhan. Semua perangkat ini membutuhkan alamat IP.
Jadi, 4,3 miliar alamat IP tidak cukup untuk lebih dari 7,8 miliar orang yang menggunakan. Itulah alasan mengapa kita menggunakan NAT. NAT digunakan untuk mengubah alamat IP pribadi menjadi alamat IP publik dan publik menjadi pribadi. NAT membantu menghemat penggunaan alamat IP yang jumlahnya terbatas dan menjaga agar lebih banyak alamat IP publik tersedia bahkan ketika nantinya alamat IP pribadi berkembang lebih banyak lagi.
Keamanan
Selain meningkatkan skalabilitas IPv4, NAT juga memberikan manfaat keamanan yang signifikan, seperti:
- Boundary Enforcement: Dengan NAT, alamat IP pribadi yang digunakan di dalam LAN perusahaan tidak dapat dirutekan dari luar. Cara ini memberlakukan batasan jaringan dan memaksa lalu lintas mengalir melalui firewall jaringan karena sistem eksternal tidak tahu komputer mana yang harus dihubungi meskipun mereka memiliki kemampuan untuk melewati firewall. Dengan memaksa lalu lintas mengalir melalui firewall generasi berikutnya (NGFW), NAT memastikan bahwa semua lalu lintas masuk dan keluar dapat diperiksa sebelum dialihkan ke tujuannya.
- Peningkatan Privasi: NAT membuat struktur jaringan internal organisasi buram dari luar jaringan. Sistem eksternal melihat satu alamat IP atau sekumpulan alamat IP yang sering berubah, sehingga sulit untuk membuat peta jaringan internal organisasi untuk digunakan dalam serangan ke jaringan.
Kelebihan NAT
- NAT dapat menghemat IP yang ditetapkan dan diberikan oleh ISP (Internet Service Provider).
- NAT dapat mengurangi terjadinya konflik IP atau penggandaan alamat IP pada jaringan.
- NAT dapat meningkatkan fleksibilitas koneksi dari jaringan lokal ke jaringan internet.
- NAT dapat menghindarkan proses readressing atau pemberian alamat kembali ketika jaringan sedang mengalami perubahan.
- NAT menyediakan performa yang lebih baik dibanding dengan proxy server.
- NAT dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan sebuah jaringan.
Kekurangan NAT
- Sulitnya melakukan tracing secara end-to-end
- Aplikasi tertentu tidak kompatibel dengan NAT
- Menyebabkan delay ketika perpindahan jalur
Garis besarnya, NAT akan membuatmu lebih mudah dalam menghubungkan anatara komputer dengan jaringan. Dengan semakin banyaknya komputer dan perangkat yang terhubung ke internet, NAT akan memberi kemudahan penerjemahan dan meningkatkan keamanan (anti penyusup) pada sebuah jaringan.
CARA KERJA NAT
Setelah memahami jenis-jenis NAT, saatnya kamu memahami bagaimana NAT bekerja. Dalam pikiran setiap orang, pasti ada rasa penasaran bagaimana NAT ini mampu bekerja dalam jaringan dan melakukan translasi IP private menjadi IP public.
Banyak orang tidak sadar mengenai NAT. Berikut adalah proses, tahapan, dan cara kerja NAT pada sebuah jaringan internet :
Penerjemahan IP
NAT akan mencatat atau merekam ketika komputer meminta data dari server yang ada di internet. Lebih jauh, NAT akan merekam IP private komputer tersebut ke dalam tabel penerjemahan alamat. IP private dari komputer tersebut akan di ubah menjadi IP NAT, proses ini belum selesai dan berlanjut ke proses lain.
PERTUKARAN DATA
Sampai di sini, NAT telah berhasil mengubah IP private menjadi IP NAT. Setelah proses tersebut selesai di lakukan, proses selanjutnya adalah pengiriman dan penerimaan permintaan data dari IP ke server.
Di sini, NAT akan melanjutkan permintaan dari komputer ke server yang di tuju menggunakan IP public. Sampai di sini, kamu sudah bisa melihat garis besar bagaimana NAT tersebut bekerja. Server akan mendeteksi bahwa komputer menggunakan IP public (bukan IP privat). kemudian akan merespons permintaan tersebut. Server pun pada akhirnya akan mengirim data yang di minta ke IP public NAT.
PENERIMA DATA
Setelah data yang di minta komputer sampai di NAT, data tersebut kemudian akan di kirim ke komputer. Pengguna komputer kemudian bisa melihat data yang di carinya di internet melalui halaman web (web browser).
NAT akan terus bekerja selama komputer terhubung ke internet dan meminta data dari sana. Selain dalam penerjemahan IP, NAT juga bisa di Lihat kerjanya dalam hal keamanan. Sekarang, kamu bisa bayangkan bagaimana IP public tersebut mampu membuat komputer lebih terlindungi. IP private yang terlihat jelas-jelas vulnerable dan bisa jadi tempat masuk para penyusup siber yang berbahaya.
Berdasarkan uraian di atas, kamu bisa memahami bagaimana NAT bekerja. Prosesnya sederhana, komputer terhubung ke internet, NAT mengubah IP private menjadi public, server memberi data yang di minta, komputer menerimanya. Pada akhirnya pengguna menerima data tersebut.
MANFAAT NAT
Tidak sulit untuk mengetahui manfaat NAT. Dari fungsi dan cara kerjanya, kamu pasti sudah bisa menebaknya. Berikut adalah beragam manfaat NAT yang harus kamu ketahui :
- NAT mampu memberikan penghematan IP public yang di sediakan oleh pihak penyedia jasa internet yang di gunakan. Perlu di ingat bahwa ketersediaan IP public makin hari makin minim seiring dengan banyak pengguna internet di seluruh dunia.
- NAT mampu membuat koneksi ke jaringan internet lebih fleksibel.
- NAT membuat penggunanya menghindari proses pemberian alamat ulang ketika jaringan internet yang di gunakan mengalami perubahan. Hal ini tentu akan membuat proses lebih cepat. Konflik alamat IP adalah hal yang terjadi. Adanya NAT ini tidak serta merta membuat konflik tersebut hilang.
- NAT dapat di katakan mampu mengurangi risiko terjadinya konflik tersebut di level lokal maupun global.
Adapun manfaat-manfaat dari NAT di atas adalah hal yang membuat banyak orang menggunakannya.