Konfigurasi Apache – Pada materi ini, akan dipelajari teknik membangun web server pada sistem operasi lunx debian 10 menggunakan web server Apache. Untuk memulai praktikum ini, pastikan komputer server telah bekerja baik dan terinstal debian 10. Sambungkan server dengan jaringan internet lokal sesua dengan skema jaringan berikut:
Skema Topologi

Ketentuan Konfigurasi Web Server :
Web Server
- IP Address : 192.168.100.1/24
- Hostname : Apache
- ServerName : 192.168.100.1
- OS : Debian 10 Buster
Komputer Klien
- IP Address : 192.168.100.2/24
- OS : Windows 10
langkah langkah melakukan setup dan konfigurasi web server dengan apache di debian 10 adalah sebagai berikut :
- Persiapan
pastikan sistem operasi debian 10 sudah terinstall dengan fresh dan koneksi internet sudah jalan
- Panggil DVD 1 Debian 10
lakukan mounting pada debian 10 anda menggunakan perintah apt-cdrom add

- Update
Lakukan update repository menggunakan perintah apt update

- Install Web Server Apache
lakukan installasi packet Web Server Apache dengan perintah apt install apache2 dengan diikuti tombol Y

- buat user
kemudian buat lah user baru dengan nama web menggunakan perintah useradd web -m -d /home/web -s /bin/bash
jangan lupa buat passwordnya dengan perintah passwd web seperti gambar berikut
- Membuat Web page
sebelum kita menguji coba web server, kita buat dulu sebuah web sederhana didalam direktori kerja /home/web. gunakan perintah cd /home/web untuk berpindah direktori. kemudian buatlah sebuah file bernama index.html menggunakan perintah touch index.html seperti gambar berikut

- edit isi web page
kemudian edit file index.html menggunakan nano index.html dan ketiklah perintah seperti berikut ini :

- Ubah Port default Web Server
ubah port default apache dengan perintah nano /etc/apache2/ports.conf pada baris kode Listen 80 ubah menjadi port 3000 seperti gambar berikut :

- Atur 000-default.conf
kemudian atur juga bagian autentifikasinya agar web dapat dipanggil. ketik perintah nano /etc/apache2/sites-available/000-default.conf . dan ubah baris <VirtualHost *:80> ganti menjadi <VirtualHost *:3000> . kemudian agar halaman web dalam direktori /home/web memiliki prosedur autentikasi, harus ditambahkan pengaturan AuthType Basic. lihat gambar berikut :

- Buat user autentikasi
karena tadi sebelumnya kita sudah membuat user bernama web, maka langkah berikutnya membuat password khusus untuk web servernya. user web akan kita simpan kedalam file /etc/apache2/.htpasswd. ketik perintah htpasswd -c /etc/apache2/.htpasswd web seperti gambar berikut :

- Pengecekan konfigurasi
lakukan restart apache2 terlebih dahulu kemudian lakukan pengetesan bahwa konfigurasi Apache2 tidak terjadi kendala dengan mengetikkan perintah apache2ctl configtest. jika muncul eror seperti berikut,lakukan konfigurasi NameServer pada apache.

- Konfigurasi NameServer Apache
tambahkan baris ServerName di bawah configurasi Global . ketik perintah nano /etc/apache2/apache2.conf dan tambahkan ServerName 192.168.100.1 seperti gambar berikut dan lakukan save

- Atur IP Address Server
edit pada bagian nani /etc/network/interfaces dan atur seperti arahan sebelumnya seperti gambar berikut , dan jangan lupa restart

- atur IP client
seperti materi sebelumnya atur pada bagian virtual host only adapter di bagian control panel seperti berikut

- pengaturan virtual box
pada bagian virtual box juga lakukan setting seperti berikut

- Lakukan ping test
untuk memastikan client dan server sudah terhubung,lakukan ping back dari kedua sisi, client ke server dan server ke client
Client ke server
Server ke client
- lakukan pengujian pada komputer client
kita uji web server kita apakah sudah berjalan atau tidak, buka aplikasi browser anda seperti google chrome atau edge. ketikkan pada bagian URL yaitu http://192.168.100.1:3000 dan akan muncul permintaan login. masukka akun yang sudah kita buat sebelumnya dan password untuk apache seperti gambar berikut :

Ketika berhasil login, akan muncul web yang telah kita buat dengan sederhana sebelumnya :