Lompat ke konten

Mengenal Alat Servis Handphone dan Fungsinya

Untuk Teaching Factory (TEFA), pembelajaran tidak langsung dimulai dengan membongkar mesin atau memperbaiki kerusakan berat. Siswa harus terlebih dahulu mengenal alat, memahami fungsi, mempelajari keselamatan kerja, dan berlatih menggunakan unit handphone bekas atau perangkat praktik

Tujuan pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi berbagai alat servis handphone.
  2. Menjelaskan nama, bagian, dan fungsi setiap alat.
  3. Membedakan peralatan mekanik, elektronik, pengukuran, dan pendukung.
  4. Memahami penggunaan alat sesuai karakteristik pekerjaan servis.
  5. Mengenali risiko kerja dan menerapkan K3LH.
  6. Menyiapkan meja kerja teknisi servis handphone secara teratur.

Mengenal kelompok alat servis handphone

Secara umum, peralatan servis handphone dapat dikelompokkan menjadi enam bagian.

KelompokKegunaan
Alat pembongkaranMembuka casing, baut, dan komponen fisik
Alat penjepitMemegang komponen kecil dan PCB
Alat pemeriksaanMemeriksa kondisi fisik dan jalur elektronik
Alat kelistrikanMembantu pemeriksaan sumber dan distribusi listrik
Alat perbaikan elektronikMendukung pekerjaan penyolderan komponen
Alat pendukungMembantu kebersihan, pencahayaan, dan keselamatan kerja

Alat servis handphone dan fungsi setiap bagiannya

1. Obeng presisi (Precision Screwdriver Set)

obeng

Fungsi :

Membuka dan memasang baut berukuran kecil pada handphone. Setiap tipe handphone bisa menggunakan bentuk dan ukuran kepala baut yang berbeda.

Bagian-bagian obeng presisi:

bagian obeng
Nama bagianFungsi
Handle / gagangTempat memegang obeng
Bit / mata obengBagian ujung yang menyesuaikan bentuk baut
Rotary capPenutup putar pada bagian belakang gagang
Bit holderTempat memasang dan menahan mata obeng
Storage caseKotak penyimpanan mata obeng

Jenis mata obeng yang perlu dikenal

JenisBentuk / karakteristik
Phillips (+)Kepala berbentuk silang
Flat (-)Kepala berbentuk pipih
Torx (T)Kepala berbentuk bintang
Pentalobe (P)Kepala berbentuk bintang lima
Tri-point (Y)Kepala berbentuk huruf Y
HexKepala berbentuk segi enam

Siswa perlu memahami bahwa ukuran dan tipe baut berbeda-beda. Pemilihan mata obeng yang tidak sesuai dapat merusak kepala baut.

2. Spudger / Opening Tool

Fungsi :

Membantu memisahkan bagian casing, membuka pengunci konektor, serta mengangkat komponen yang menggunakan pengait.

spudger

Bagian dan jenis alat:

Jenis / bagianFungsi
Flat plastic tipUjung pipih untuk membantu memisahkan bagian casing
Pointed tipUjung runcing tumpul untuk menjangkau area sempit
Nylon spudgerPencungkil berbahan nilon
Metal spudgerPencungkil logam, digunakan pada pekerjaan tertentu oleh teknisi berpengalaman
HandleBagian pegangan
spudger plastik

Untuk siswa pemula, utamakan spudger plastik atau nilon. Hindari penggunaan benda logam tajam di dekat baterai, layar, dan kabel fleksibel.

3. Pinset (Precision Tweezers)

pinset

Fungsi :

Memegang dan memindahkan komponen kecil yang sulit dipegang menggunakan jari.

Jenis pinset:

JenisFungsi
Straight TweezersPinset ujung lurus
Curved TweezersPinset ujung melengkung
Fine Tip TweezersPinset ujung sangat kecil
Blunt Tip TweezersPinset ujung tumpul
ESD TweezersPinset yang dirancang untuk mengurangi risiko listrik statis
pinset 2

Pinset diperlukan ketika teknisi memeriksa konektor kecil, kabel fleksibel, komponen elektronik, dan bagian-bagian kecil lainnya.

4. Suction Cup (Alat Pengangkat Layar)

Fungsi:

Memberikan daya hisap pada permukaan layar sehingga membantu proses pemisahan layar dari rangka perangkat.

suction cup

Bagian-bagian:

  • Handle: pegangan alat.
  • Suction pad: bantalan karet yang menempel pada layar.
  • Pulling mechanism: mekanisme penarik pada tipe tertentu.
  • Release mechanism: bagian untuk melepaskan daya hisap.

Alat ini dapat memiliki satu atau dua kepala hisap. Penggunaannya harus memperhatikan kondisi layar karena layar retak atau rapuh berisiko mengalami kerusakan lebih lanjut.

5. Opening Pick / Pick Plastik

opening pick

Fungsi:

Membantu memisahkan bagian casing atau lapisan perekat dengan permukaan plastik tipis.

Bagian yang perlu diketahui siswa adalah ujung tipis, badan pick, dan tepi pembuka. Beberapa produk memiliki bentuk segitiga, kartu pipih, atau bilah plastik.

Opening pick berbeda dengan spudger. Pick biasanya lebih tipis dan fleksibel, sedangkan spudger memiliki bentuk pegangan yang lebih kokoh.

6. PCB Holder / Board Holder

Fungsi:

Menahan motherboard atau papan PCB agar stabil ketika diperiksa.

pcb holder

Bagian-bagian PCB Holder:

Nama bagianFungsi
Base / alasMenopang keseluruhan alat
Clamp / penjepitMenahan posisi PCB
Locking knobMengunci posisi penjepit
Adjustment screwMengatur posisi dan jarak
Support railMenopang atau menjadi rel pengatur

PCB Holder membantu mengurangi pergerakan papan saat diperiksa. Siswa harus memahami bahwa motherboard merupakan komponen sensitif dan tidak boleh dijepit secara berlebihan.

7. Multimeter / Multitester

multimeter

Fungsi:

Mengukur besaran listrik dan melakukan pemeriksaan dasar pada rangkaian elektronik.

Multimeter termasuk alat penting bagi teknisi karena kerusakan handphone tidak selalu terlihat secara fisik.

Bagian-bagian multimeter:

bagian multimeter
Nama bagianFungsi
LCD DisplayMenampilkan hasil pengukuran
Selector SwitchMemilih jenis pengukuran
COM PortTerminal umum untuk kabel hitam
V/Ω PortTerminal pengukuran tegangan dan resistansi
A/mA PortTerminal pengukuran arus sesuai batas alat
Red ProbeKabel pengukur merah
Black ProbeKabel pengukur hitam
Function ButtonMengatur fungsi tambahan pada model tertentu

Jenis pengukuran yang wajib dikenal siswa:

SimbolNamaKegunaan umum
V⎓DC VoltagePengukuran tegangan DC
V~AC VoltagePengukuran tegangan AC
ΩResistancePengukuran hambatan
🔔ContinuityPemeriksaan kesinambungan jalur
DiodeDiode TestPemeriksaan karakteristik dioda
ACurrentPengukuran arus sesuai spesifikasi alat

Siswa mampu mengenali fungsi tombol, terminal, dan simbol pengukuran sebelum melakukan praktik pengukuran di bawah pengawasan instruktur.

8. Power Supply DC (DC Power Supply)

Fungsi:

Menyediakan sumber tegangan DC yang dapat diatur untuk kebutuhan pemeriksaan perangkat elektronik.

dc power suply

Bagian-bagian DC Power Supply:

bagian power suply
Nama bagianFungsi
Voltage DisplayMenampilkan tegangan
Current DisplayMenampilkan arus
Voltage AdjustmentPengaturan tegangan keluaran
Current AdjustmentPengaturan batas arus
Output Positive (+)Terminal keluaran positif
Output Negative (-)Terminal keluaran negatif
Power SwitchTombol daya
Output ButtonMengaktifkan atau menonaktifkan keluaran
Cooling FanMembantu membuang panas

Istilah yang perlu dipahami:

  • Volt (V): satuan tegangan listrik.
  • Ampere (A): satuan arus listrik.
  • CV (Constant Voltage): mode pengaturan tegangan konstan.
  • CC (Constant Current): mode pembatasan arus.

Dalam servis handphone, alat ini menjadi salah satu perangkat diagnosis untuk mempelajari karakteristik konsumsi arus. Namun, penggunaannya memerlukan pemahaman kelistrikan dan pengawasan instruktur. Siswa pemula cukup mengenal bagian dan prinsip kerjanya terlebih dahulu.

9. Solder Station (Solder Listrik)

solder station

Fungsi :

Perangkat penyolderan elektronik untuk pekerjaan penyambungan komponen pada papan rangkaian.

Solder station berbeda dengan solder biasa. Solder station memiliki unit pengatur suhu dan dudukan khusus yang mendukung pekerjaan elektronik lebih terkontrol.

Bagian-bagian solder station:

bagian solder station
Nama bagianFungsi
Control UnitUnit pengendali perangkat
Temperature DisplayMenampilkan suhu yang diatur
Temperature ControlPengaturan suhu
Soldering IronPegangan besi solder
Soldering TipUjung penghantar panas
Iron StandDudukan besi solder
Tip CleanerPembersih ujung solder
Power SwitchTombol daya

Jenis mata solder yang perlu dikenal:

jenis mata solder
Nama mata solderKarakteristik
Conical TipUjung berbentuk kerucut
Bevel TipUjung miring
Chisel TipUjung pipih seperti pahat
Knife TipUjung menyerupai pisau

Siswa cukup mengenali jenis mata solder, bagian perangkat, serta fungsinya pada tahap pengenalan. Pekerjaan penyolderan langsung perlu dilakukan melalui demonstrasi instruktur dan prosedur keselamatan bengkel.

10.Hot Air Station / Blower Solder Uap

Fungsi:

Perangkat penghasil udara panas untuk pekerjaan perbaikan komponen elektronik tertentu.

hot air

Bagian-bagian blower:

bagian blower uap
Nama bagianFungsi
Main UnitUnit utama perangkat
Hot Air HandlePegangan penghasil udara panas
Heating ElementElemen pemanas
Airflow ControlPengaturan aliran udara
Temperature DisplayTampilan suhu
Temperature ControlPengaturan suhu
NozzleUjung keluaran udara panas
Handle HolderTempat meletakkan pegangan
Air IntakeSaluran masuk udara

Jenis nozzle:

nozle blower uap

Nozzle memiliki beberapa bentuk dan ukuran. Siswa perlu mengetahui bahwa bentuk ujung keluaran udara panas memengaruhi area yang terkena aliran udara.

Perlu ditekankan kepada siswa: alat ini memiliki suhu tinggi dan berisiko menyebabkan luka bakar serta merusak komponen. Pengoperasian hanya dilakukan oleh instruktur atau siswa yang sudah mendapat izin dan pengawasan langsung.

11. Mikroskop Digital / Digital Microscope

mikroskop digital

Fungsi:

Memperbesar tampilan motherboard dan komponen elektronik kecil agar dapat diamati lebih jelas.

Mengapa teknisi membutuhkan mikroskop?

Ukuran komponen pada motherboard handphone sangat kecil. Beberapa bagian tidak mudah diamati dengan mata telanjang. Mikroskop membantu melihat kondisi fisik komponen, jalur PCB, dan konektor.

Bagian-bagian mikroskop digital:

bagian mikroskop digital
Nama bagianFungsi
Microscope CameraKamera untuk menangkap objek
LensLensa pembesar
Focus KnobPengatur fokus
Zoom ControlPengatur pembesaran
LED LightPencahayaan objek
Display / MonitorMenampilkan hasil pengamatan
StandPenyangga mikroskop
Height AdjustmentPengaturan ketinggian

Jenis mikroskop yang perlu dikenalkan:

  1. Mikroskop optik binokuler: menggunakan dua lensa pengamatan.
  2. Mikroskop trinokuler: mempunyai saluran pengamatan tambahan untuk kamera.
  3. Mikroskop digital: menampilkan hasil pengamatan pada layar.

Untuk Teaching Factory, mikroskop digital dapat membantu instruktur memperlihatkan objek yang sama kepada beberapa siswa sekaligus.

12. ESD Mat / Anti-Static Mat

Fungsi:

Alas kerja yang dirancang untuk membantu mengendalikan risiko listrik statis pada pekerjaan elektronik.

esd mat

ESD merupakan singkatan dari Electrostatic Discharge atau pelepasan muatan listrik statis.

Listrik statis yang tidak terasa oleh manusia dapat berisiko merusak komponen elektronik tertentu.

Bagian dan perlengkapannya:

Nama bagianFungsi
Conductive / Dissipative SurfacePermukaan alas pengendali muatan statis
Grounding CordKabel penghubung ke sistem grounding
Grounding PointTitik sambungan grounding
Wrist StrapGelang antistatis
Snap ConnectorKonektor penghubung
esd mat 2

Alat ini sangat relevan untuk kegiatan pembelajaran yang melibatkan motherboard, IC, dan komponen elektronik sensitif.

13. PCB Brush / Sikat Pembersih

pcb brush

Fungsi:

Membantu membersihkan debu dan kotoran pada area kerja atau permukaan komponen sesuai prosedur.

Bagian yang perlu dikenal:

  • Brush Head: bagian bulu sikat.
  • Brush Handle: bagian pegangan.
  • Bristle: serat atau bulu sikat.
  • Connector: bagian penghubung kepala sikat pada produk tertentu.

Gunakan sikat lembut dan sesuai kebutuhan elektronik. Hindari penggunaan sikat yang menghasilkan listrik statis pada komponen sensitif.

14. Lampu Kaca Pembesar (Magnifying Lamp)

Fungsi:

Memberikan pencahayaan dan pembesaran untuk pemeriksaan komponen handphone.

kaca pembesar

Bagian-bagiannya:

Nama bagianFungsi
Magnifying LensKaca pembesar
LED LightLampu pencahayaan
ArmLengan penyangga
JointSambungan pengatur posisi
Base / ClampPenopang atau penjepit meja
Power SwitchTombol daya

15. USB Tester / USB Power Meter

usb power meter

Fungsi:

Menampilkan informasi kelistrikan pada jalur USB ketika perangkat dan alat uji digunakan dengan kompatibilitas yang sesuai.

Informasi yang biasanya ditampilkan:

ParameterPenjelasan
Voltage (V)Tegangan
Current (A)Arus
Power (W)Daya listrik
Capacity (mAh)Perkiraan kapasitas muatan yang terhitung
Energy (Wh)Energi yang terukur

Alat ini membantu siswa memahami perbedaan tegangan, arus, dan daya pada sistem pengisian daya handphone. Hasil pengukuran tidak boleh langsung dianggap membuktikan kondisi baterai sehat atau rusak.

Alat dan bahan pendukung lainnya

Selain 15 alat utama di atas, ada perlengkapan lain yang sebaiknya dikenal siswa.

No.Nama alat/bahanFungsi
1Magnetic Screw MatMenyimpan baut agar tidak tertukar atau hilang
2SIM Ejector PinMembuka tempat SIM
3Tang Potong PresisiPekerjaan pemotongan kecil sesuai peruntukan
4Lampu Meja LEDPenerangan meja kerja
5PCB TrayTempat meletakkan papan elektronik
6FluxBahan pendukung pekerjaan penyolderan
7Solder WireBahan penyambung elektronik
8Solder WickBahan penyerap sisa timah solder
9Kapton TapePita isolasi tahan panas untuk kebutuhan elektronik tertentu
10Layar Pelindung / OrganizerPenyimpanan komponen dan perlengkapan
11Fume ExtractorMembantu mengurangi paparan asap dari pekerjaan penyolderan
12Kacamata PelindungMelindungi mata dari partikel atau percikan

Bahan pendukung tidak semuanya merupakan alat. Penting bagi siswa membedakan antara alat kerja, alat ukur, alat keselamatan, dan bahan habis pakai.

Perkiraan harga alat servis handphone

Berikut perkiraan anggaran yang dapat dijadikan dasar pengadaan alat praktik TEFA SMK. Harga merupakan kisaran perencanaan berdasarkan listing perdagangan dan referensi harga alat yang ditemukan pada November 2026. Harga sebenarnya dapat berubah berdasarkan merek, kualitas, kelengkapan, dan toko.

Daftar harga alat dasar

No.Nama alatPerkiraan harga
1Obeng presisi setRp20.000–130.000
2Spudger / opening toolRp15.000–80.000
3Opening pickRp10.000–40.000
4Pinset presisiRp22.000–65.000
5Suction cupRp10.000–50.000
6Magnetic screw matRp20.000–80.000
7ESD mat dan wrist strapRp50.000–200.000
8PCB holderRp62.000–175.000
9Multimeter digitalRp119.000–500.000
10PCB brushRp5.000–20.000
11Lampu kaca pembesarRp30.000–150.000
12USB testerRp30.000–100.000

Daftar harga alat elektronik dan diagnosis

No.Nama alatPerkiraan harga
1DC Power SupplyRp250.000–430.000
2Solder StationRp180.000–600.000
3Hot Air Rework StationRp430.000–850.000
4Mikroskop digital sederhanaRp425.000–1.000.000
5Mikroskop digital kelas menengahRp1.500.000–3.000.000
6Fume ExtractorPerlu penawaran sesuai spesifikasi

Angka-angka tersebut merupakan estimasi, bukan harga tetap. Sebagai pembanding, daftar referensi harga toko elektronik memuat solder tip sekitar Rp25.000–35.000, pinset sekitar Rp22.500, serta PCB holder sekitar Rp175.000. Referensi standar harga pemerintah juga mencatat beberapa alat pelatihan servis HP seperti multitester Rp119.000 dan DC power supply Rp430.000

Tinggalkan Balasan